Pagelaran, Kabupaten Malang – Sekelompok siswa dari SMKN 2 Malang menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat yang inovatif dengan mengolah limbah minyak jelantah. Bertajuk “JELITA” (Jelantah Limbah Bermanfaat), program ini fokus pada peningkatan keterampilan dan kepedulian lingkungan bagi komunitas disabilitas di Kecamatan Pagelaran.
Kegiatan ini berlangsung hari Kamis, 28 Agustus 2025, mulai pukul 09.00 hingga 12.41 WIB. Bertempat di rumah Bapak Twiadi S.Ag selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pagelaran di Desa Kademangan, acara ini menjadi wadah kolaborasi antara siswa dan komunitas disabilitas setempat. Empat siswi pelaksana, yaitu Afifah Miranda, Ainun Tri Wulandari, Ananda Sifaul Jannah, dan Fitriyatul Islamiyah, memandu para peserta dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk yang memiliki nilai guna yaitu lilin aromaterapi lavender. Selain memberikan pendampingan praktis, mereka juga mengedukasi peserta mengenai pentingnya pemanfaatan limbah untuk menjaga lingkungan.
Menurut para siswa, program “JELITA” ini bertujuan ganda: meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi limbah jelantah, sekaligus membantu memberdayakan keterampilan komunitas disabilitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyandang disabilitas di Pagelaran dapat memiliki keterampilan baru yang bermanfaat, membuka peluang ekonomi, dan meningkatkan kemandirian mereka.
Para peserta dari komunitas disabilitas se-Kecamatan Pagelaran menyambut baik program ini. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap tahapan proses pengolahan, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi semangat untuk belajar dan berkreasi.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif, tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk pemberdayaan sosial.
Jurnalis: Anita Sylvi Y, S.Sos & Afifah Miranda (XI PS 1)
Tanggapan (0 )