Kota Malang. Kamis pagi 28 Agustus 2025 kelas XI Kuliner 3 sebagai “Kelas Industri Hotelier” mengikuti kegiatan guru tamu di lab tata hidang SMK Negeri 2 Malang. Ilmu Hierarchy and Gromming Kithen dibagikan Aril Pratama dari Fave Hotel Malang agar para siswa yang akan berangkat kelas industri memahami struktur organisasi dapur hotel, mengetahui standar grooming dan etika kerja, dan juga menguasai standar operasional kithen.
Terdapat 5 hierarkhi/tata urutan di kithen hotel yang harus dipahami siswa. Pertama, executive chef/head chef sebagai penanggung jawab utama dapur. Kedua, sous chef/asisten chef bertugas mengawasi jalannya dapur. Ketiga, chef de partie/station chef bertanggung jawab pada bagian tertentu misalnya hot kitchen, cold kitchen, pastry, butcher. Keempat, commis (junior cook) sebagai juru masak pemula yang membantu station chef. Kelima, cook helper & steward bertugas membantu persiapan dan menjaga kebersihan dapur.
Penampilan kerja pun juga dipaparkan oleh guru tamu. Mulai dari uniform yang rapi, bersuh dan sesuai standart hotel, topi yang selalu dipakai, rambut rapi (tidak boleh panjang terurai), kuku pendek dan bersih, menggunakan sarung tangan dan penutup kepala, tidak memakai perhiasan mencolok dan terakhir bersepatu safety anti slip.
Etika bekerja di dapur juga perlu mendapat perhatian bagi siswa yang akan bekerja di hotel. Harus datang tepat waktu, mampu menjaga komunikasi yang baik dengan tim, patuh pada intruksi head chef, tidak bercanda berlebihan saat bekerja, menjaga kebersihan area kerja setiap saat, mengutamakan safety (menghindari kecelakaan kerja) dan memahami standar operasional dapur.
Pada pemaparan terakhir siswa dipahamkan tentang standar operasional dapur. Terdapat 4 standar yang harus dipahami. Pertama, food hygiene & safety yang dimulai dengan mencuci tangan sebelum bekerja. Memisahkan alat untuk bahan mentah dan matang. Menyimpan bahan sesuai suhu penyimpanan. Kedua, preparation yaitu menyiapkan semua bahan sebelum service.Ketiga, cooking process yakni proses memasak yang harus mengikuti resep dan standar hotel dan kontrol plating dan tampilan makanan. Keempat, cleaning and closing yaitu membersihkan peralatan dan menyimpan sesuai tempat serta checklist area kitchen sebelum closing.
Siswa tidak hanya mendapatkan ilmu saja tetapi mereka juga diajak untuk berdiskusi dengan tim untuk melakukan simulasi dalam memecahkan masalah di tempat kerja. Tiga buah soal studi kasus (case study) disampaikan guru tamu. Selanjutnya siswa secara kelompok diminta berdiskusi dan menuliskan hasilnya di kertas. Siswa cukup antusias ketika diminta untuk menyampaikan/mempresentasikan di depan teman-temannya. Pada sesi terakhir guru produktif kuliner yang mendampingi kegiatan guru tamu pada hari itu - I’id Masruro, S.Pd dan Sundari, S.Pd - diminta untuk menilai kelompok terbaik. Kegiatan guru tamu berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
Jurnalis: Ning Tyas Asih, S.Pd
Tanggapan (0 )