SMK Negeri 2 MalangEducation for all

Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 Bangun Ekosistem Vokasi Terhubung Industri

Surabaya — Kegiatan Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 sukses digelar pada 12–14 Februari 2026 di Grand City Convention Hall. Pameran karya dan inovasi SMK terbesar di Jawa Timur ini menampilkan hasil kreativitas dan inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jawa Timur, yang terdiri atas 203 SMK Negeri dan 66 SMK Swasta. Selama […]

0
31
Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 Bangun Ekosistem Vokasi Terhubung Industri

Surabaya — Kegiatan Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 sukses digelar pada 12–14 Februari 2026 di Grand City Convention Hall. Pameran karya dan inovasi SMK terbesar di Jawa Timur ini menampilkan hasil kreativitas dan inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jawa Timur, yang terdiri atas 203 SMK Negeri dan 66 SMK Swasta. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini mencatatkan lebih dari 5.000 pengunjung dengan total transaksi mencapai lebih dari Rp 2,9 miliar. Capaian tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat serta dunia usaha dan industri terhadap produk dan layanan hasil karya siswa SMK.Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan pasar dan industri. Melalui expo ini, karya siswa tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dipertemukan secara langsung dengan mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sehingga membuka peluang kerja sama, pemesanan produk, hingga rekrutmen tenaga kerja. Pembukaan Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Dalam sambutannya, Adhy Karyono menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran karya, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan pasar dan industri. “Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026 tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga memperlihatkan kesiapan SMK dalam menjawab tantangan dunia kerja,” ujarnya.Pada kesempatan yang sama, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur juga memberikan penghargaan Innovative Government Award (IGA) kepada 162 insan pendidikan atas inovasi terbaik yang telah dihasilkan. Selain itu, diserahkan pula 17 sertifikat hak cipta inovasi pendidikan, sebagai bentuk penguatan perlindungan terhadap kekayaan intelektual di lingkungan pendidikan. Aries Agung Paewai menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada sebatas ide. Menurutnya, inovasi harus diwujudkan dalam karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memiliki nilai tambah ekonomi. Kegiatan Expo dan Expose SMK Jatim 2026 ditutup secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi. “Hari ini memang Expo dan Expose SMK Jawa Timur 2026 ditutup, tetapi sesungguhnya sedang membukakan pintu gerbang kemajuan masa depan bagi anak-anak SMK. Booth-booth yang hadir adalah etalase inovasi, etalase kreativitas, dan etalase gagasan luar biasa,” tegas Khofifah. Dalam acara penutupan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 15 siswa-siswi SMK yang berhak menerimanya. Selain itu, penghargaan diberikan kepada sekolah-sekolah yang berperan aktif dalam kegiatan expo dan expose SMK Jatim 2026, termasuk SMKN 2 Malang yang memperoleh apresiasi dari bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial. Dengan terselenggaranya Expo dan Expose SMK Hebat Jatim 2026, diharapkan sinergi antara pendidikan vokasi, dunia usaha, dan industri semakin kuat, sehingga lulusan SMK Jawa Timur semakin kompeten, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Jurnalis: Anita Sylvi Y.

H
DITULIS OLEH

Humas

Tanggapan (0 )